Kompas TV Kuis Cek Pengetahuan Syarat & Ketentuan
Kuis Kompas.com
Periode: 8 - 14 April 2021

Syarat dan Ketentuan

  • Kuis ini hanya bisa diikuti oleh warga negara Indonesia, yang berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia.
  • Peserta adalah pemirsa yang telah memiliki akun di Kompas.tv, dan diharuskan mengaktifkan notifikasi webpush dari Kompas.tv di browser.
  • Peserta harus menjawab pertanyaan yang akan dikirimkan melalui notifikasi webpush setiap hari selama periode kuis berlangsung.
  • Peserta wajib melengkapi profil di KG Media ID ketika mengikuti kuis ini.
  • Kuis periode APRIL 2021 akan dilakukan dalam beberapa periode. Pemenang setiap periode akan dipilih berdasarkan poin terbanyak pada periode tersebut.
  • Hadiah Kuis Kompas TV berupa Uang Tunai untuk 3 pemenang beruntung setiap minggunya.
  • Pemenang terpilih akan dihubungi secara langsung oleh pihak Kompas TV melalui email atau nomor telepon yang teregistrasi.
  • Pemenang yang tidak bisa dihubungi oleh penyelenggara dalam waktu 3 hari sejak tanggal pengumuman, haknya akan dialihkan ke peserta dengan skor tertinggi yang berikutnya.
  • Pajak hadiah akan ditanggung oleh pihak Kompas TV.
  • Keputusan pemenang ditentukan oleh tim Kompas TV dan bersifat mutlak serta tidak dapat diganggu gugat.
  • Kompas TV berhak mengubah syarat dan ketentuan kuis tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Dengan mengikuti program ini, Kamu menyetujui Kebijakan Data Pribadi KG Media

Cara Mengikuti Kuis #CariDiKompasTV

  1. Klik tombol "IKUTI KUIS"
  2. Login atau Register akun KG MEDIA ID
  3. Pilih jawaban dan Klik "KIRIM JAWABAN"
  4. Selamat! Jawaban Anda sudah terkirim
  5. Nantikan pertanyaan berikutnya dengan mengaktifkan NOTIFIKASI WEBPUSH Kompas.tv

Aktifkan Notifikasi

Jadilah yang pertama menerima update kuis, promo, campaign dan informasi menarik lainnya.

Live Streaming Kompas.tv 24 jam
Layanan resmi live streaming Kompas TV dengan kualitas HD
Tonton live streaming sekarang

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:37
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN